Assalamualaikum, hai-hai blogger friends cukup lama aku engga nulis nih, btw mulai sekarang aku udah mulai pakai laptop baru aku dari pacar aku, engga sebagus laptop dia sih, tapi lebih dari cukup untuk mahasiswa di tingkat-tingkat akhir seperti aku, banyak banget tulisan yang aku simpan tapi engga kelar-kelar aku publis, merasa berdosa sama diri sendiri hahaha, alay banget. hari ini aku mau ngereview jalan-jalan kota tua aku yang ada di draf aku paling bawah, karena sempet janji sama diri sendiri buat nulis tentang kota tua, lagi pula biar engga sia-sia foto yang udah sempet aku simpen waktu aku ke kota tua tahun lalu.
Kalian udah engga asing lagi sama tulisan dan cerita tentang kota tua, aku juga sempet ngebahas sedikit di blog aku yang judulnya
wajah baru kawasan kota tua , siapa sih yang engga tau kota tua, kayanya semua orang udah pada kenal, mau dari luar jakarta sampai orang jakarta pun setiap liburan kekota tua, karena dari jumlah pengunjung setiap harinya pun semakin bertambah, apalagi kota tua sudah banyak berubah, aku salah satu orang yang antusias banget ngeliat perubahan kota tua yang semakin bagus, bangga aja sama pemerintah yang mulai perhatian sama sisa sejarah.
Bagi yang belom ke kota tua dan museum disekitarannya, aku mau ngasih sedikit penampakan biar kalian semakin yakin buat masukin kota tua sebagai salah satu daftar liburan kalian yang murah tapi bermanfaat. yaudah kita mulai aja dari museum fatahillah yang memiliki nama resmi museum sejarah jakarta adalah museum yang letaknya di jalan taman fatahillah No. 1, jakarta barat yang punya luas lebih 1.300 meter persegi.
 |
| Museum Fatahillah |
Di sekitaran fatahillah ada tempat penyewaan sepeda ontel yang dicat warna-warni. kalau kalian yang ingin mengitari kawasan kota tua. Di lengkapi juga dengan topi menir-menir belanda. Yang membuat seolah-oleh kita itu masih berada di jaman belanda.
 |
| Penyewaan sepeda ontel |
Untuk masuk museum fatahillah kita harus membeli tiket yang loketnya berada di samping kanan museum. Di depan loket ada papan untuk tahu harga retribusi dan waktu buka. Setahu aku museum itu semuanya sama kalo hari senin dan libur nasional itu tutup. dan museum itu buka jam 09:00 sampai pukul 15:00 diluar jam itu masih jamnya para hantu hehehe. Untuk harga tiketnya, dewasa itu Rp. 5.000, mahasiswa Rp. 3.000, pelajar Rp. 2.000, harga akan semakin murah kalo kalian bawa rombangan. ada lagi retribusi untuk pemanfaatan fasilitas gedung. seperti shooting video clip/sinetron/iklan dikenakan Rp. 1.000.000/hari, pemakaian plaza ruangan dan taman dikenakan Rp. 1.500.000/hari, dan yang terakhir kalo kalian mau pakai ruangan serbagunanya kali aja buat resepsi nikah dikenakan Rp. 1.000.000/8jam.
papan biaya retribusi
Berhubung aku males ngeluarin KTM aku akhirnya aku bayar dengan biasa orang dewasa saja, toh beda 2.000 doang.
 |
| Tiket untuk dewasa |
Selama berada di museum fatahillah kita harus menjaga ketertiban, engga boleh menyentuh koleksi, tidak membuka pintu dan jendela museum, makan minum shalat istirahat hanya boleh dihalaman belakang museum, dan terakhir engga boleh buang sampah sembarangan ya guys.
Saat masuk museum kita di sambut sama penjaga museum, kalo dulu aku di suruh lepas alas kaki dan di ganti dengan sendal jepit ala kota tua, saat itu lantai museum sedang di cat ulang, dan untuk menghindari perapuhan kayu pula, lucunya itu waktu aku masuk museum ada rombongan bos-bos jepang yang berjas, disuruh lepas sepatu pakai sendal jepit terus nenteng tas yang berisi sepatu mereka tadi. ternyata mereka nurut dan mau loh, engga tau deh kalo bos-bos indonesia berani malu gitu engga hanya untuk mengikuti peraturan.
Waktu masuk yang pertama terlihat adalah gambar peta jakarta tempo dulu, masih kosong banget jakarta, masih tanah lapang dimana-mana. kebayang engga rumah kalian dulu lapangan sebelah mananya ?
 |
| gambaran jakarta tempo dulu |
ruangan pertama kita dapat melihat gambaran orang indonesia dulu pada saat penjajahan belanda di sajikan dalam bentuk orang-orangan kecil lupa namanya apa yang pasti bukan lego.
setelah itu kita naik ke lantai duanya untuk melihat koleksi yang lebih besar dan lokasi yang pernah masuk dunia lain dulu. tangganya terbuat dari kayu dan jarangnya pendek-pendek. agak serem sih pas naik tangga karena tangganya bunyi gitu pas di injek ngeri jeblos.
 |
| model gratisan ;p |
 |
| meja untuk menulis |
 |
| kaca besar |
 |
bilik ganti baju jaman dulu
|
 |
| kotak penyimpanan barang |
 |
| pintu menuju ruang lain tapi dikunci |
dilantai dua terdapat beberapa ruangan yang terkunci dan jendela terkunci yang dari awal sudah diperingatkan untuk tidak membuka-buka pintu dan jendela, ada pula tangga yang di kunci, tangga tersebut mengarah ke ruangan paling atas yang terdapat arah mata angin yang waktu itu pernah aku lihat ada perempuan pakai baju putih disana (ssttt ini rahasia ya).
 |
| jendela yang mengarah lurus kearah mata air jaman dulu |
 |
| jendela sebelum jendela kaca diatas |
Yang berada di luar tepatnya tengah-tengah kawasan museum fatahillah itu dulunya adalah pipa air minum untuk semua orang di batavia pada abad 18 yang tangki airnya berada di glodok, rakyat dulu berbondong-bondong membawa ember mereka untuk mengisi air minum didepan balai kota (yang sekarang museum fatahillah). aku engga sempet foto pipa air tersebut maaf ya.
Setelah melihat-melihat banyak barang peninggalan jaman dulu kita diarahkan ke belakang museum dengan menuruni tangga kecil kita sampai di penjara wanita, ada bak mandi bekas yang cukup kotor, lalu ada lorong kebawah untuk menuju penjara wanita yang lantainya berair dan lembab banget, dari hawanya aku udah engga kuat untuk masuk kedalam. kalo di hidung aku itu bau amis engga jelas gitu. dan kalo lagi musim hujan ruang itu penuh dengan air. sedih.
 |
| lorong untuk masuk penjara wanita |
Aku langsung keluar dari sana dan menuju lorong penjara laki-laki, yang bentuknya setengah lingkaran dan banyak batu berbentuk bola untuk mengikat kaki tahanan dulu. pengen masuk kedalamnya tapi waktu itu engga berani, lagi-lagi perasaan aku engga enak, tapi kalo nanti kesana lagi mau coba beraniin buat masuk kedalamnya.
 |
| lorong untuk menuju penjara |
 |
| penjara |
itu tempat terakhir karena kita sudah sampai di ujung museum, dan tempat penyerahaan sendal kita tadi. Di halaman belakang museum terdapat patung romawi
 |
| patung romawi |
Karena udah kepanjangan, sampai disini aja dulu pengalaman aku kali ini, kalo liburan ke luar kota mahal mungkin bisa explor dulu tempat-tempat bagus dan murah untuk liburan kalian. misalnya museum fatahillah ini, jangan lupa bahagia ^__^
 |
| maaf narsis dikit :p |
Komentar
Posting Komentar